Hujan Prestasi di Stikes Bali

Hujan Prestasi di Stikes Bali

Bulan Oktober menjadi bulan prestasi bagi Stikes Bali. Sejumlah prestasi nasional dan regional diraih mahasiswanya.

Mahasiswa Stikes Bali meraih the best ten di LKTI dan Lomba Cerdas Tangkas  (LCT)  tingkat nasional di Univ. Brawijaya, Malang. Bahkan Stikes Bali menjadi tim satu-satunya Stikes di Indonesia yang masuk 10 besar.

Tim  LKTI Stikes Bali diperkuat Ni Nyoman Ari Kundari Dewi, Ni Luh Putu Lusiana Devi dan Putu Artika Parwati , semuanya dari Prodi Ilmu Keperawatan. Anak binaan  Ns.Ni Luh Putu Incabuntari Agustini,S. Kep.M.Ns.ini memaparkan judul penelitian‘’ Mobile penolong sebagai penaganan rehospital pada korban kecelakaan lalu lintas’’.

Sementara tim LCT Stikes Bali yang juga diperkuat oleh trio Devi, Artika dan Ari ini  sukses menembus babak semifinal. Sebelumnya trio ini juga meraih the best skill competition.

Di lomba risensi buku yang diadakan oleh Art Festival 2016, mahasiswa Stikes Bali , meraih juara I dan III. Luh Diah Rosa Cahayantari ( Prodi D-3 Kebidanan) meraih juara I dan Ni Putu Wisma Ekawati ( Prodi Ilmu Keperawatan) meraih juara III. Mereka  mengalahkan 20 peserta lainya dari duta PTS di Wilayah Kopertis VIII ( Bali, NTB dan NTT).  Tim ini dibesut oleh I Putu Gede Sutrisna,S.Pd.,M.Pd. dan Astadi Bandesa Mahendra,S.Pd.H.,M.Pd.H.

Selaian meraih juara di lomba akademis, mahsiswa Stikes Bali juga unggul sebagai SDM Hindu yang berkarakter. Mahasiswa Stikes Bali asal Badung dipercaya sebagai duta Badung di Utsawa Dharma Gita (UDG) Se- Bali.  Komang Nurjaya ( Prodi Ilmu Keperawaaan) sukses menyumbangkan juara II dan I Gusti Ayu Utari Harmoni ( Prodi Ilmu Keperawatan) meraih juara III  dharma wecana berbahasa Inggris dewasa putra dan putri. Tim ini dibina Astadi Bandesa Mahendra dan Ni Kadek Ary Susandi S.S.,M.App.Ling.

Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia,BN.Stud,M.M.,didampingi  Sekretaris, Drs. I Wayan Sandiyasa mengaku bangga atas  sukses prestasi mahasiswanya. Ini berkat mutu SDM mahasiswa Stikes Bali yang dikenal memiliki komitmen dan motif berprestasi tinggi jika sudah mengikuti lomba.  Kedua, didukung model pembinaan yang diasuh dosen dengan multi disiplin ilmu  serta berkat dukungan masyarakat serta berkah dari Tuhan.  Makanya Stikes Bali memberi kesempatan bagi mahasiswa mengikuti lomba guna menggali pengalaman di berbagai event.

 Ketua YP3LPK Bali, Dr. Ida Bagus Arka sambil ternseyum manis mengatakan betapa senang hatinya melihat prestasi mahasiswa Stikes Bali. Bahkan dia mengatakan bulan Oktober ini terjadi hujan prestasi di Stikes Bali, sebab masih banyak juara lain yang diraih mahasiswanya di tingkat regional. Ini menunjukkan kualitas mahasiswa Stikes Bali  diakui oleh masyarakat Bali. Pengakuan kehebatan sivitas akademika Stikes Bali  dari masyarakat ini  sebenarnya yang dikejar Stikes Bali. ‘’ Kalau orang lain sudah mengatakan Stikes Bali hebat, saya senang,’’ujarnya.

Dia berharap mahasiswanya jangan cepat puas dengan prestasi tersebut. Ke depan Stikes Bali  akan terus berkembang, tak hanya puas menjadi sekolah tinggi melainkan bertekad menjadi institut dan universitas. Cita-cita itu tercapai jika terjalin kebersama warga kampus dan masyarakat.

Untuk meraih prestasi, dia sengaja memilih dosen pembina yang ekspert di bidangnya dengan kualfikasi S-2.  Mereka dibina intensif di 10 unit kegiatan mahasiswa (UKM).